Gubernur Helmi Hasan Tegaskan Pembenahan Infrastruktur Olahraga saat Pelantikan KONI Bengkulu

Bengkulu, Mitrapublik.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah melalui pembenahan infrastruktur dan penguatan cabang olahraga unggulan. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, saat menghadiri pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2029 di Gedung Daerah Bengkulu, Senin (15/12).

Dalam sambutannya, Helmi Hasan menekankan bahwa langkah awal yang harus dilakukan pemerintah daerah adalah membenahi sarana dan prasarana olahraga yang telah terbukti melahirkan prestasi. Menurutnya, fasilitas yang berkontribusi langsung terhadap capaian atlet harus menjadi prioritas untuk dirawat dan ditingkatkan.

Ia mencontohkan prestasi cabang olahraga sepak bola Bengkulu yang berhasil menorehkan capaian nasional dengan menjuarai Liga 4 Indonesia. Prestasi tersebut, kata Helmi, tidak boleh berhenti pada kemenangan semata, melainkan harus diikuti dengan dukungan infrastruktur yang memadai.

“Infrastruktur yang sudah melahirkan prestasi harus kita rawat dan tingkatkan. Sepak bola Bengkulu sudah membuktikan diri di level nasional, maka fasilitasnya wajib kita perbaiki dan lengkapi. Insyaallah pada tahun 2026 Stadion Semarak akan kita rehabilitasi,” tegas Helmi Hasan.

Selain sepak bola, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga berkomitmen mempercepat revitalisasi Kolam Renang Rafflesia milik pemerintah daerah. Helmi menilai kolam renang tersebut memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan atlet cabang olahraga akuatik sekaligus sebagai venue penyelenggaraan kejuaraan.

“Perbaikan Kolam Renang Rafflesia menjadi prioritas agar atlet kita memiliki tempat latihan yang layak dan berstandar,” ujarnya.

Ke depan, Helmi Hasan menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama KONI Provinsi Bengkulu akan menyusun skala prioritas cabang olahraga unggulan yang dinilai memiliki peluang besar untuk berprestasi di tingkat nasional. Pendekatan ini dilakukan agar pembinaan atlet dan alokasi anggaran lebih fokus, terukur, dan berkelanjutan.

“Kita tidak bisa berjalan tanpa fokus. Cabang olahraga unggulan akan kita perkuat secara serius agar Bengkulu semakin maju, berprestasi, dan berkembang di bidang olahraga,” katanya.

Pelantikan pengurus KONI Provinsi Bengkulu tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman. Pada kesempatan itu, Marciano Norman secara resmi menetapkan Teuku Zulkarnain sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu periode 2025–2029.

Dalam arahannya, Marciano Norman menekankan pentingnya konsolidasi organisasi serta pembinaan atlet dan cabang olahraga yang dirancang secara terencana dan berkelanjutan.

“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Dibutuhkan proses panjang, kepemimpinan yang solid, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi KONI Bengkulu ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu terpilih, Teuku Zulkarnain, menyatakan kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk langsung bekerja dengan fokus utama pada peningkatan prestasi atlet. Ia juga menegaskan komitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah, cabang olahraga, serta KONI provinsi lain.

“Kami akan memprioritaskan pembinaan atlet dan penguatan cabang olahraga. Bengkulu juga terbuka untuk berkolaborasi, termasuk dengan Sumatera Barat. Jika Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 dapat digelar bersama, ini akan menjadi sejarah dan kebanggaan bagi kedua provinsi,” katanya.

Momentum pelantikan tersebut sekaligus menguatkan wacana kolaborasi Bengkulu–Sumatera Barat sebagai tuan rumah bersama PON 2032. Wacana ini dinilai mampu mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga daerah sekaligus mengangkat nama Bengkulu di kancah olahraga nasional.

KONI Bengkulu Genjot Kompetensi Pelatih, Targetkan Lolos 25 Besar PON 2028

Bengkulu, Mitrapublik.id – Menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat–Nusa Tenggara Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu semakin fokus memperkuat persiapan. Tidak hanya membina para atlet unggulan, namun peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelatih kini menjadi prioritas utama dalam masa bakti 2025–2029.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop dan pelatihan intensif bagi para pelatih. Saat ini, KONI Bengkulu tengah menggelar National Strength and Conditioning Course Beginner Level 2025 yang diikuti puluhan pelatih dari berbagai cabang olahraga.

Sekretaris Umum KONI Provinsi Bengkulu, Mery Astuti, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pelatih merupakan agenda strategis yang tidak bisa ditawar. Ia menjelaskan bahwa Bengkulu memiliki dua target besar: menjadi tuan rumah bersama PON XXIII tahun 2032 dan menembus peringkat 25 besar pada PON XXII tahun 2028.

“PON 2028, medali emas harga mati,” tegas Mery saat membuka pelatihan di Hotel Two K–Azana Style, Senin (10/12/25). Ia juga mengungkapkan bahwa pelatihan ini digelar dalam tiga gelombang dan gelombang yang berlangsung pada Rabu merupakan putaran kedua.

Kegiatan yang diikuti sedikitnya 150 pelatih dari berbagai cabang olahraga ini menghadirkan instruktur profesional dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kehadiran tenaga ahli tersebut diharapkan mampu memperkaya wawasan dan meningkatkan kemampuan teknis para pelatih.

Melalui langkah sistematis dan terukur ini, KONI Bengkulu optimistis dapat memperkuat fondasi prestasi olahraga daerah. Persiapan matang tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi PON 2028 sekaligus mempersiapkan diri menuju proses bidding tuan rumah PON 2032. (adv)

Lewat Pelatihan Nasional, KONI Bengkulu Perkuat Fondasi Pembinaan Atlet Berprestasi

Bengkulu, Mitrapublik.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan prestasi atlet Bengkulu di berbagai ajang olahraga, baik di tingkat regional maupun nasional. Penegasan tersebut disampaikannya dalam kegiatan National Strength and Conditioning Course Beginner Level 2025 yang digelar pada Selasa, 5 Desember 2025.

Kegiatan pelatihan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keseriusan KONI Bengkulu dalam memperkuat fondasi pembinaan olahraga daerah. Teuku Zulkarnain menilai bahwa peningkatan prestasi tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang terencana, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak boleh dilakukan secara setengah-setengah. KONI Bengkulu, di bawah kepemimpinannya, berkomitmen untuk memperkuat sistem latihan atlet, meningkatkan kualitas sumber daya pelatih, serta membuka ruang yang lebih luas bagi atlet untuk mengikuti berbagai kejuaraan sebagai sarana pengembangan kemampuan dan mental bertanding.

“Kami memiliki komitmen yang kuat. KONI Bengkulu harus menjadi rumah besar bagi atlet, tempat mereka tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi. Setiap even olahraga adalah peluang berharga yang harus dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Teuku Zulkarnain dalam sambutannya.

Ia menambahkan, pelatihan seperti National Strength and Conditioning Course memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas pelatih, khususnya dalam aspek fisik dan kondisi atlet. Dengan pelatih yang memiliki kompetensi memadai, diharapkan proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih profesional dan berbasis ilmu pengetahuan olahraga modern.

Teuku Zulkarnain juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, cabang olahraga, pelatih, dan atlet. Menurutnya, keberhasilan prestasi tidak hanya bergantung pada kemampuan individu atlet, tetapi juga pada sistem pembinaan yang solid dan dukungan manajemen yang baik.

“Prestasi itu hasil kerja kolektif. Ketika semua pihak bergerak searah, mulai dari perencanaan, pelatihan, hingga kompetisi, maka hasilnya akan terlihat. Bengkulu memiliki potensi besar yang selama ini belum tergali secara optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap Bengkulu ke depan mampu melahirkan generasi baru atlet berprestasi yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat regional, tetapi juga tampil membanggakan di ajang nasional bahkan internasional. Dengan pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan, ia optimistis Bengkulu dapat mencetak atlet-atlet unggulan di berbagai cabang olahraga.

“Kita ingin Bengkulu dikenal sebagai provinsi yang melahirkan atlet hebat dan berkarakter. Ini memang perjalanan panjang, tetapi dengan kerja keras, kebersamaan, dan komitmen yang kuat, saya yakin target tersebut dapat kita capai,” pungkasnya.

Melalui berbagai program pembinaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia olahraga, KONI Bengkulu berharap prestasi olahraga daerah dapat terus meningkat dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu.(adv)

Fokus Program Bantu Rakyat, Tidak Ada Euforia Pelantikan Gubernur

Bengkulu, mitrapublik.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Haryadi, mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk tidak memasang baliho, spanduk, maupun papan bunga ucapan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terpilih, Helmi Hasan dan Mian.

Haryadi menyampaikan bahwa arahan ini diberikan langsung oleh Gubernur Terpilih, Helmi Hasan, yang menegaskan bahwa anggaran yang tersedia di OPD sebaiknya dialokasikan untuk program “Bantu Rakyat” daripada digunakan untuk pemasangan baliho atau papan ucapan selamat.

“Pertama, kami ingin menyampaikan kepada seluruh Kepala OPD di Provinsi Bengkulu dan seluruh jajaran ASN yang ada di Provinsi Bengkulu agar tidak perlu memasang ucapan selamat pelantikan dalam bentuk baliho, spanduk, maupun papan bunga,” ujar Haryadi dalam konfrensi pers, Selasa, 18 Februari 2025.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para Kepala OPD se-Provinsi Bengkulu yang sebelumnya telah diberikan arahan untuk memasang baliho dan papan ucapan pelantikan. 

Namun, setelah berkoordinasi dengan Gubernur Terpilih, kebijakan tersebut dianulir demi mendukung program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Setelah berkomunikasi dengan Bapak Gubernur Terpilih, Bapak Helmi Hasan SE, beliau mengarahkan agar seluruh jajaran OPD tidak perlu memasang ucapan atau baliho pelantikan. Jika memang ada anggaran yang tersedia, sebaiknya digunakan untuk program Bantu Rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Haryadi berharap seluruh ASN dan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat menjalankan arahan ini dengan penuh tanggung jawab. 

Fokus utama pemerintahan yang baru adalah membantu kesejahteraan masyarakat dan memastikan anggaran digunakan seefektif mungkin.

“Kami pikir ini yang perlu kami sampaikan kepada seluruh jajaran ASN, Kepala OPD, dan juga masyarakat. Mari kita bekerja bersama-sama untuk membantu rakyat di Provinsi Bengkulu,” tutupnya.(yl)

Tekan Inflasi Jelang Ramadan, TPID Bengkulu Gelar Pasar Murah

Bengkulu, mitrapublik.id – Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Bengkulu menggelar pasar murah sebagai langkah strategis untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriah.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, di halaman Gedung Dekranasda Bengkulu, Selasa (18/2/2025).

Pasar murah ini menawarkan berbagai komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Bawang merah, yang biasanya dijual dengan harga Rp 45 ribu per kilogram, di pasar murah dijual hanya Rp 30 ribu per kilogram.

Begitu pula dengan daging ayam potong, dari harga pasar sekitar Rp 28 ribu per kilogram, kini hanya Rp 25 ribu per kilogram.

Komoditas lain yang banyak diburu adalah cabai merah, yang di pasar tradisional Kota Bengkulu biasanya dibanderol Rp 40 ribu per kilogram, di pasar murah ini cukup Rp 30 ribu per kilogram.

Minyak goreng juga mengalami penyesuaian harga dengan selisih Rp 500 hingga Rp 2.000 per kemasan, tergantung merek dan isi kemasannya.

Rosjonsyah, menegaskan bahwa program pasar murah ini merupakan langkah strategis dalam pengendalian inflasi, mengingat inflasi Bengkulu saat ini masih berada di atas rata-rata nasional, yakni 1,33% year on year (YoY).

“Tantangan dalam mengendalikan inflasi masih cukup besar. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan agar stabilitas makroekonomi Bengkulu tetap terjaga, terutama di tengah proses pemulihan ekonomi,” ujar Rosjonsyah.

Sektor makanan, minuman, tembakau, pakaian dan alas kaki, perumahan, air, listrik, serta bahan bakar menjadi penyumbang utama inflasi di Bengkulu.

Oleh karena itu, pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sebagai Ketua TPID Bengkulu, Rosjonsyah juga meminta agar produk yang dijual di pasar murah mengutamakan produk lokal unggulan yang memiliki ciri khas daerah.

Program ini akan dilaksanakan secara merata di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

Sejak dibuka, pasar murah ini langsung diserbu pembeli, terutama kalangan ibu rumah tangga.

Mei, salah seorang warga, mengaku datang ke pasar murah setelah mendapat informasi dari temannya.

“Tadi saya diberi tahu teman ada pasar murah, jadi datang ke sini lihat-lihat harga. Memang lebih murah dibanding pasar biasa. Saya sudah beli telur, sekarang mau cari minyak goreng dan bumbu dapur,” kata Mei.

Pasar murah ini melibatkan berbagai instansi, di antaranya Bank Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Perum Bulog, Biro Perekonomian, Dinas Peternakan, Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Olahraga, Satgas Pangan, Polres Kota Bengkulu, serta Satpol PP Provinsi Bengkulu. (mc)

Ratusan Mahasiswa Unihaz Terlantar di Bandara, Diduga Ditipu Agen Perjalanan

Bengkulu, mitrapublik.id – Ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Hazairin (Unihaz) Bengkulu terjebak dan terlantar di bandara, diduga akibat penipuan oleh agen perjalanan CV Lautan Biru Nusantara Group. 

Kejadian ini bermula setelah rombongan yang terdiri dari 80 mahasiswa dan 20 dosen pendamping melakukan pelunasan biaya perjalanan untuk Praktik Lapangan yang dijadwalkan pada 17 hingga 22 Februari 2025 dengan tujuan Jakarta, Yogyakarta, dan Malang.

Setelah membayar biaya perjalanan, rombongan Unihaz berangkat menuju bandara, namun mereka tak kunjung diberangkatkan. 

Hingga pukul 12.00, belum ada kepastian mengenai jadwal keberangkatan, dan rombongan pun terjebak di bandara tanpa solusi.

Salah seorang mahasiswa yang terlantar mengungkapkan keluhannya, “Kami sudah menunggu dari pagi, bahkan ada yang datang sejak subuh. Dikatakan tiket sudah siap, tapi ternyata belum ada. Akhirnya, kami semua terlantar di sini,” ujarnya singkat.

Pihak agen perjalanan, CV Lautan Biru Nusantara Group, tidak memberikan penjelasan yang memadai saat dikonfirmasi. 

“Untuk masalah itu, langsung koordinasi dengan pihak lapangan,” kata seorang staf agen tersebut, sebelum menutup telepon.

Marlina, selaku ketua panitia, merasa tertipu oleh agen perjalanan. 

Ia menjelaskan bahwa pihak travel menjanjikan pemberangkatan pada pukul 08.00 pagi, namun hingga siang hari tidak ada kejelasan. 

“Pihak travel belum memberikan jawaban atau tanggung jawab terkait keterlambatan ini,” kata Marlina saat diwawancarai.

Lebih lanjut, Marlina menyebutkan bahwa informasi yang diterima dari pihak bandara menyatakan bahwa agen perjalanan belum melakukan pemesanan tiket untuk keberangkatan. 

“Pihak bandara menginformasikan bahwa tiket belum dipesan oleh pihak travel,” ujarnya.

Hingga kini, pihak bandara belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai situasi ini, dan para mahasiswa serta dosen masih menunggu kejelasan terkait keberangkatan mereka. (**)

Dikbud Provinsi Bengkulu Bakal verifikasi Ulang Data Calon Siswa

Bengkulu – Mitrapublik.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu bakal melakukan verifikasi ulang data calon siswa SMA. Hal ini guna menindaklanjuti aduan sejumlah orang tua, yang mengaku anaknya belum mendapatkan sekolah pasca pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK.

“Yang kita bahas saat hearing dengan dewan tadi, terdapat beberapa calon siswa yang memang ada di zonasi tapi belum terakomodir di sekolah dalam zonasi itu. Solusinya, kami akan mendata ulang dengan kepala sekolah yang jadi tujuan siswa, ” kata Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu, Saidirman, SE, M.Si usai hearing dengan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (10/7/2023).

Ia menjelaskan dalam hearing bersama Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu itu, salah satu poin yang kita bahas persoalan calon siswa yang belum terakomodir pada sekolah sesuai dengan zonasinya. Sehingga langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan pemanggilan terhadap sekolah-sekolah untuk mencari solusi terbaik. 

Hal ini sebagai, upaya yang paling memungkinan untuk menindak-lanjuti persoalan jalur zonasi, yakni dengan melakukan verifikasi data ulang calon siswa dengan sekolah yang dituju. 

“Setelah verifikasi dilakukan, barulah kita melakukan rapat dengan sekolah. Jadi nantinya calon siswa bisa terakomodir sesuai dengan zonasinya,” papar Saidirman.

Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, lanjutnya, yakni dengan verifikasi tidak hanya dilakukan pada PPDB jalur zonasi. Akan tetapi di 3 jalur PPDB lainnya meliputi jalur prestasi, afirmasi dan perpindahan orang tua. Dengan langkah-langkah diharapkan dapat mengakomodir calon siswa agar tetap bisa sekolah pada sekolah sesuai zonasi.

 “Dalam verifikasi nanti, seperti prestasi maka piagamnya kita cek lagi. Begitu juga dengan afirmasi dan perpindahan orang tua. Tentunya dengan upaya ini kita berharap dapat meredam kegaduhan proses PPDB di tengah-tengah masyarakat,” tutup Saidirman.

LDII Provinsi Bengkulu Potong Hewan Qurban Sebanyak 314 Ekor

Bengkulu, Mitrapublik.id – Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII ) adalah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam yang independen, resmi dan legal yang mengikuti ketentuan UU No.17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, memiliki AD/ART, serta memiliki Program Kerja dan Pengurus mulai dari tingkat Pusat sampai dengan tingkat Desa  yang bergerak dalam bidang Dakwah Islam yang berpedoman pada Al-Quran dan Al-Hadist  .LDII  merupakan bagian dari komponen Bangsa Indonesia yang berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. LDII selalu siap bersama-sama pemerintah melaksanakan pembangunan dan menjaga keutuhan NKRI.

Pada Kesempatan hari raya Idul Adha 1444 H/ 2023  ini , Selaku Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu ada beberapa pesan moral yang dapat saya sampaikan:

  1. Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena kita telah dapat melaksanakan sholat idul ahda dan insya Allah sebentar lagi dilanjutkan dengan menyembelih hewan qurban. Dengan menyembelih hewan qurban berarti kita telah berbuat sesuatu yang mendekatkan diri kita kepada ridho Allah dan rahmat ampunannya. Dengan mengorbankan harta yang kita pergunakan untuk membeli kambing, sapi ataupun domba, kita telah berbuat sesuatu yang di ridhoi Allah, yang kemudian hewan itu kita sembelih, dan dagingnya selain kita makan, sebagian juga kita bagikan kepada fuqoro’ dan masakin. Semuanya itu kita yakini sebagai bentuk aktualisasi keimanan kita kepada Allah SWT, sehingga kita bisa menatap masa kini dan masa depan yang lebih baik.
  2. Kepada seluruh umat Islam dan warga LDII pada khususnya untuk lebih memamahi dan mengamalkan Islam secara kaffah berdasarkan Al-Quran dan Sunah Rasul (Al-Hadist) untuk mencari pengampunan dan keridhoan Allah SWT, sehingga kita barokah dunia dan akherat.
  3. Umat Islam dihimbau untuk tidak terprovokasi oleh siapapun dan dari pihak manapun untuk berbuat negatif yang bertentangan dengan Al-Quran, Al-Hadist dan Pancasila serta UUD 1945, jangan menjadikan agama sebagai alat untuk menghalalkan cara dan jangan berbuat anarkhis bahkan faham agama yang sempit, radikalisme bahkan terorisme yang bertentangan dengan ajaran Agama Islam yang rahmatan Lil Alamin, yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat dan negara. 
    Marilah kita ciptakan suasana yang kondusif, wujudkan Islam yang ramah, Islam yang Saleh, Islam yang penuh kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan alam, Islam yang santun dan sejuk, Islam yang menjunjung tinggi kemaslahatan umat, Islam yang menjaga pola hidup sehat, Islam yang menjunjung tinggi kasih sayang, apalagi negara kita sedang melaksanakan  pembangunan disegala bidang, antara lain peningkatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, pembangunan infrastruktur, dan penegakan supremasi hukum dll.

Makna Idul Adha: Allah SWT menguji keimanan dan ketakwaan nabi Ibrahim dengan perintah Allah untuk mengorbankan putranya Ismail. Nabi Ibrahim dan Putranya Ismail dengan tulus dan Ikhlas menerima perintah tersebut sebagai benytuk ketaatan kepada Allah SWT. Namun Ketika nabi Ibrahim Bersiap untuk melaksanakan perintah tersebut, Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba yang diturunkan-Nya sebagai pengorbanan yang diterima.
Adapun pelaksanaan sholat Idul Adha 1444 H/ 2023 dilaksanakan di Masjid- Masjid LDII di DPW, Kabupaten/Kota, Pimpinan Cabang/ PC, Pimpinan Anak Cabang/ PAC se Provinsi Bengkulu, pelaksaan Sholatnya Jam 07.00 secara serentak. Jadi makna Idul Adha bagi kita sebagai orang yang beriman adalah mengajarkan umat mujslim tentang pengorbanan, keikhlasan dan taqwa kepada Allah SWT.

Jumlah Hewan Qurban LDII tahun ini  Se Provinsi Bengkulu sebanyak 314 Ekor, dengan rincian Sapi  : 192 Ekor, Kambing : 122 ekor.
Adapun Kupon Hewan Qurban yang di tebar/ diberikan ke Masyarakat tahun ini sebanyak 15.000 kupon tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Meri Sasdi Jantan, M.Pd yang didampingi sekretarisnya, Erik Rahman Hidayat, S.kep, menegaskan peningkatan jumlah korban yang disalurkan dari tahun ke tahun menjadi salah satu alasan kemandirian warga LDII.
“Bisa juga diartikan bahwa metode dakwah yang dikembangkan LDII semakin luas dan diterima masyarakat,” ujarnya.
“LDII adalah Ormas dan bukan aliran seperti yang diduga banyak orang. LDII akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat provinsi Bengkulu khususnya Indonesia pada umumnya. Untuk itu, sebagai wujud syukur kepada Allah, pada Idul Adha 1444 H ini kami bagikan kepada masyarakat melalui mekanisme kemasyarakatan yang berbeda dengan pembagian hewan kurban pada umumnya,” ujar Ketua Umum DPW LDII Provinsi Bengkulu,
Hal itu terlihat saat jumpa pers sekaligus ajang silaturahmi yang dihadiri puluhan awak media online, cetak, radio, televisi lokal dan LSM, di halaman Masjid LDII kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu. Menanggapi pertanyaan media tentang peningkatan hewan qurban , Meri Sasdi mengatakan, ini merupakan kontribusi dari anggota LDII, Swasta dan Pemerintah (skala kecil), lanjutnya yang juga Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu yang berhasil membangun infrastruktur dan digitalisasi di DPK. ormas di Provinsi Bengkulu, LDII kedepannya akan terus bersinergi dengan berbagai pihak baik Pemerintah, swasta dan media yang ada Provinsi Bengkulu.

Langgar Ketentuan Zonasi, Kepsek dan Komite Dapat Dihentikan dari Jabatan

Bengkulu – Mitrapublik.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu telah menurunkan surat keputusan (SK) tentang petunjuk teknis penerimaan peserta didik baru (PPDB) bagi sekolah menengah atas (SMA) tahun pelajaran 2023/2024.

Dalam SK tentang PPDB, itu Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu tidak hanya menjabarkan tentang ketentuan zonasi yang harus menjadi perhatian serius bagi seluruh SMA di Provinsi Bengkulu dalam melaksanakan PPDB.

Tetapi Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, juga menerangkan tentang sanksi tegas yang akan diterima oleh setiap sekolah yang sengaja melanggar ketentuan zonasi. Ada pun, sanksi tegas yang akan diberlakukan kepada sekolah yang melanggar ketentuan zonasi diantaranya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu akan memberi sanksi kepada Kepsek, guru dan tenaga didik sekolah berupa teguran tertulis, penundaan atau pengurangan hak, pembebasan tugas serta pemberhentian sementara atau tetap dari jabatan.

Selanjutnya, pemberian sanksi juga berlaku bagi Komite sekolah atau pihak lain yang melanggar ketentuan dalam petunjuk teknis. Berikutnya, pemberian sanksi sebagai mana dimaksud diatas selain sanksi administratif juga dapat diberlakukan sanksi Pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terakhir, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu memberikan sanksi berupa pengabungan atau penutupan kepada sekolah yang tidak memenuhi ketentuan jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar. 

Kepada mitrapublik.id, Kepsek SMAN 16 BU, I Ketut Pasek, M.Pd, membenarkan adanya surat keputusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu yang mengatur tentang PPDB tahun pelajaran 2023/2024 berikut sanksi tegas yang akan diberlakukan kepada sekolah-sekolah SMA di Provinsi Bengkulu yang melanggar ketentuan zonasi.

Tentu Ketut, mengapresiasi langkah tegas yang ditempuh oleh dinas pendidikan dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan PPDB di tingkat SMA ini. Ketut berharap, aturan tekhnis tentang PPDB yang sudah dikeluarkan oleh dinas terkait ini dapat dipatuhi oleh seluruh sekolah.

“Sistem zonasi ini sudah kita laksanakan dari beberapa tahun terakhir. Hanya saja dalam pelaksanaannya, tidak dibarengi dengan sanksi tegas. Sehingga dalam pelaksanaannya, sistem zonasi ini masih kerap dilanggar oleh beberapa sekolah. Dengan munculnya ketentuan baru dan sanksi tegas yang diatur dalam SK dinas terkait di tahun pelajaran 2024/2024, ini kita berharap sistem zonasi bisa berlangsung sesuai dengan yang kita harapkan,” ungkap Ketut.

Lebih jauh, Ketut, pun akan berusaha bersama-sama serius dalam mengawal ketentuan sistem zonasi ini. Pihaknya pun, tak akan segan untuk menindak lanjuti sekolah-sekolah yang terbukti nekat melanggar ketentuan zonasi yang sudah ditentukan.

“Sanksi tegas yang bisa diberlakukan diantaranya pemberhentian jabatan kepada Kepsek sampai Komite,” demikian Ketut.

Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu sembelih 309 Ekor Hewan Kurban

Mitrapublik.id – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Bengkulu, untuk jumlah hewan yang telah dikurbankan di wilayah Provinsi Bengkulu sendiri sebanyak 309 ekor pada tahun 2022. Dimana setiap tahun jumlah kurban mengalami kenaikan.

Dikatakan Ketua DPW LDII H. Meri Sasdi, M. Pd bahwa pada tahun 2021 sebanyak 174 ekor sapi dan di tahun 2022 sebanyak 191 ekor sapi.

Sedangkan untuk rinciannya sebanyak 191 ekor sapi, 3 ekor kerbau dan 115 ekor kambing pada tahun 2022.

“Alhamdulillah Idul Adha 1443 kali ini jumlah warga yang berkurban meningkat, artinya antusias berkurban masyarakat masih tinggi meskipun beberapa tahun belakang dilanda Pandemi Covid-19,” ujar Meri kepada Mitrapublik.id, Minggu (10/7).

” Kurban ini akan kita distribusi sesuai aturan petunjuknya, kaum duafa yang berhak menerimanya begitu juga yang berkurban juga mempuyai hak,” jelasnya.

Di Kota Bengkulu penyembelihan dipusatkan di kantor DPW LDDI Provinsi Bengkulu di Jl.Merapi XII. No.13 Kebun Tebeng.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.