DPW Laskar Gibran Bengkulu Resmi Terima SK dari DPP di Solo

Solo, Mitrapublik.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran (LG) Provinsi Bengkulu resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam rangkaian kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang digelar di Aula The Sunan Hotel, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (4/4/2026).

SK diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait, kepada Ketua DPW Laskar Gibran Provinsi Bengkulu, Ujang Kusnadi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang hadir sebagai pelindung acara. Kehadiran tokoh nasional ini mempertegas pentingnya konsolidasi organisasi dalam memperkuat semangat kebangsaan.

Dalam keterangannya, Ujang Kusnadi menyampaikan terima kasih kepada DPP Laskar Gibran atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin DPW Bengkulu.

“Terima kasih kepada DPP Laskar Gibran atas amanah ini. Kami siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Ujang.

Ia juga mengapresiasi DPW Laskar Gibran Jawa Tengah selaku tuan rumah, sehingga kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan.

Lebih lanjut, Ujang menegaskan bahwa DPW Laskar Gibran Bengkulu akan segera melakukan konsolidasi internal dan koordinasi lintas daerah guna memperkuat struktur organisasi.

“Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dan mempersiapkan pelantikan 10 DPD Laskar Gibran di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu,” tegasnya.

Penyerahan SK ini menjadi langkah awal bagi DPW Laskar Gibran Bengkulu untuk bergerak lebih aktif membangun jaringan organisasi serta berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kebangsaan di daerah.

​Bawa Misi Hilirisasi Digital, Leonardo Sirait Perkenalkan Aplikasi ‘Kita’ untuk Berdayakan UMKM

Jakarta, Mitrapublik.id – Ketua Umum DPP Laskar Gibran, Leonardo Sirait, bersama jajaran pengurus melakukan silaturahmi sekaligus diskusi dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi serta membahas berbagai program strategis organisasi dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Leonardo Sirait menyampaikan komitmen Laskar Gibran untuk terus mengawal implementasi program Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Komitmen itu diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan pemuda, penguatan ekonomi kreatif, serta kaderisasi kepemimpinan sebagai bagian dari upaya menuju visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, Laskar Gibran juga memaparkan sejumlah inovasi program berbasis digital yang dirancang untuk membuka peluang kerja dan memberdayakan masyarakat.

Beberapa program tersebut antara lain pengembangan ekosistem Lumbung Kita, Laundry Kita, AntarKita, dan KEPUL yang difokuskan pada penguatan sektor ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, serta layanan logistik berbasis teknologi.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambut baik berbagai inisiatif yang disampaikan. Ia mengapresiasi peran aktif Laskar Gibran dalam mendorong partisipasi generasi muda serta kontribusinya dalam mendukung program-program pembangunan pemerintah.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif.

Silaturahmi tersebut sekaligus menegaskan komitmen Laskar Gibran untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Presiden Prabowo Subianto Berpegangan Erat dengan Bupati Kaur Gusril, Bahas Komitmen Pembangunan Daerah dan Dukungan Masyarakat Bengkulu

Jakarta, Mitrapublik.id – Presiden Prabowo Subianto Berpegangan Erat dengan Bupati Kaur Gusril, Bahas Komitmen Pembangunan Daerah

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berkeliling menyalami satu per satu ratusan kepala daerah terpilih usai dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2).

Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo terlihat didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Para kepala daerah dari berbagai tingkatan, mulai dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, hingga wakil wali kota, tampak antusias menerima salam dari Presiden.
Prabowo tampak tersenyum dan mengucapkan selamat kepada para kepala daerah yang disalaminya. Salah satu kepala daerah yang sempat berbincang dengan Presiden adalah Bupati Kabupaten Kaur, Gusril Pausi.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Bupati Kaur Gusril Pausi menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa masyarakat Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Kaur, memberikan dukungan besar terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran.

“Hal ini tercermin dalam perolehan suara yang mencapai 82% di Kabupaten Kaur dan 70,42% di tingkat Provinsi Bengkulu pada Pemilu lalu,” kata Gusril.

Lebih lanjut, Saat berjabat tangan dengan Presiden Prabowo, Gusril menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Kaur dan Provinsi Bengkulu sangat antusias mendukung beliau.

“Kami berharap Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran dapat membantu pembangunan di Bengkulu, khususnya di Kabupaten Kaur,” kata Gusril Pausi kepada wartawan.

Sebagai Kepala Daerah (KDH), Bupati Kaur ini menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Presiden Prabowo, baik dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah maupun dalam peran lintas partai politik.

Diketahui, Gusril Pausi saat ini juga digadang-gadang sebagai calon kuat Ketua DPD I Partai Golkar Bengkulu.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo tampak mendengarkan dengan seksama dan mengiyakan pernyataan yang disampaikan oleh Bupati Kaur.

Adapun pelantikan ini diikuti oleh 961 kepala daerah yang telah lolos dari sengketa di Mahkamah Konstitusi. Setelah prosesi pelantikan, seluruh kepala daerah dijadwalkan mengikuti kegiatan retreat di Akademi Militer Magelang pada 21 Februari 2025.

Sultan: DPD RI Siap Berkolaborasi Dengan Kepala Daerah

Jakarta, mitrapublik.id – Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Sultan B Najamuddin, mengatakan lembaga yang dipimpinnya akan terus untuk berkolaborasi dengan semua stakeholder terutama pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan mantan wakil gubernur Bengkulu itu saat mengikuti acara Pelantikan Kepala Daerah di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (20/02/2025) kemarin.

“Esensi perjuangan politik DPD RI adalah sebagai alat politik Pemda dan masyarakat daerah. Sehingga kami pastikan semua Anggota DPD RI siap berkolaborasi dengan para kepala daerah baik Gubenur, Bupati dan walikota yang baru saja dilantik”, tegas Sultan.

Secara kelembagaan, ujarnya, DPD RI memiliki fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan yang juga bisa dijadikan instrumen politik untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

DPD RI periode kali ini ingin fokus memberikan pertimbangan dan pengawasan pada hal-hal yang terkait dengan otonomi daerah sesuai pasal 22D dan 22E konstitusi.

“Sehingga Kami ingin posisi dan peran DPD dipertegas dan diperjelas dalam mendukung pembangunan di daerah. DPD adalah jembatan aspirasi politik Pemda dan merupakan alat pengawasan terhadap pelaksanaan UU dan anggaran transfer pusat ke daerah,” kata mantan ketua HIPMI Bengkulu itu.

Lebih lanjut, Sultan menyampaikan selamat atas dilantiknya semua Kapala daerah secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kita patut berbangga karena Untuk pertama kalinya dalam sejarah kepala daerah dilantik secara serentak di Istana negara oleh kepala negara dan kepala pemerintahan.

“Kami melihat hal ini menunjukkan adanya keinginan politik presiden Prabowo untuk menghimpun semua kekuatan nasional di daerah untuk berkolaborasi, bergotong royong mensukseskan semua program pemerintah. Dan tentunya untuk mempertegas prinsip kesatuan nasional dalam sistem pemerintahan presidensial”, tutupnya.

Sumber: DPD RI

Resmi Dilantik Presiden Prabowo, Helmi Mian Siap Wujudkan Bengkulu Lebih Baik

Mitrapublik.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik kepala daerah terpilih dalam Pilkada Serentak 2024 di halaman Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2/2025) kemarin.

Sebelum prosesi pelantikan, para kepala daerah terlebih dahulu berkumpul di halaman Monumen Nasional sebelum memasuki area Istana secara berbaris.

Dalam sambutannya, Prabowo mengingatkan para kepala daerah untuk meninggalkan perbedaan politik dan bekerja demi kepentingan rakyat.

“Walaupun kita berasal dari partai, agama, dan suku yang berbeda-beda, kita adalah satu keluarga besar Nusantara, satu keluarga besar Republik Indonesia. Kita berbeda-beda, tetapi kita tetap satu,” ujar Prabowo.

Ia juga menyampaikan selamat kepada para kepala daerah yang dilantik, menegaskan bahwa mereka telah melalui proses kampanye yang tidak mudah hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan rakyat.

“Saudara dipilih oleh rakyat. Saudara adalah pelayan rakyat, abdi rakyat, dan harus membela serta memperjuangkan kepentingan mereka. Itu adalah tugas kita,” tegas Prabowo.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Bengkulu Helmi Hasan menilai pelantikan serentak ini merupakan momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya seluruh kepala daerah terpilih dari Pilkada Serentak dilantik dalam satu prosesi oleh Presiden.

“Pelantikan bersama ini menunjukkan bahwa mulai dari pemerintah pusat hingga daerah tidak ada lagi sekat atau distorsi kebijakan. Ini menjadi modal penting untuk membangun Bengkulu yang lebih baik,” ujar Helmi.

Usai pelantikan, para kepala daerah yang telah dilantik dijadwalkan mengikuti pelatihan kepemimpinan atau retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada tanggal 21-28 Februari 2025.

Dalam pelantikan ini, sebanyak 961 kepala daerah dilantik, yang terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota.

Sementara itu, sebanyak 40 kepala daerah masih menunggu pelantikan karena proses sengketa Pilkada 2024 masih berlangsung di Mahkamah Konstitusi.

Selain itu, 22 kepala daerah di wilayah Aceh telah lebih dulu dilantik sesuai ketentuan khusus di provinsi tersebut. (mc)

Jokowi Instruksikan Jajaran Waspadai Dinamika Geopolitik

Mitrapublik.id – Presiden Joko Widodo memimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama para jajarannya di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 9 Januari 2024. Dalam pengantarnya, Presiden menginstruksikan seluruh jajaranya untuk mewaspadai dinamika geopolitik global dan menjaga kondisi dalam negeri salah satunya menjelang pemilihan umum (Pemilu) mendatang.

“Kita harus detail menjaga kondisi dalam negeri utamanya menjelang Pemilu serentak di bulan Februari. Dan juga kita harus menyiapkan rencana dalam rangka menyongsong Ramadan dan Idulfitri pada Maret dan April 2024,” ucap Presiden.Selanjutnya, Kepala Negara menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan iklim yang dapat mengganggu musim tanam dan panen raya. Presiden menyebut bahwa strategi pangan juga harus diperhitungkan dengan baik.“Hitung-hitungan mengenai kondisi aman juga dengan strategis pangan kita betul-betul harus dikalkulasi dengan baik karena betul-betul perubahan iklim ini harus kita hitung,” tuturnya.Selain itu, Presiden Jokowi kembali mengingatkan jajarannya untuk mempercepat belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Presiden menekankan agar ketersediaan BBM dan gas, serta harga dan stok pangan dapat terus terjaga.“Mengenai BBM dan gas yang harus selalu tersedia jangan sampai satu, dua, tiga atau lebih kabupaten terjadi kelangkaan gas karena masalah distribusi yang terganggu misalnya, harus dipantau dan dilihat secara detail,” ujar Presiden.

Peringatan HUT SMA Negeri 10 Kota Bengkulu Ke-15

BengkuluMitrapublik.id – Perayaan ulang tahun sekolah sudah menjadi kegiatan rutin yang diperingati setiap tahunnya di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Tahun ini, Selasa (15/11/2022) SMA Negeri 10 Kota Bengkulu genap berusia 15 tahun.

Acara ulang tahun SMAN 10 adalah ajang silaturahmi dalam acara ulang tahun SMAN 10 di hadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, DRS, Eri Yulian Hidayat, anggota DPRD kota komisi I, Bambang Hermanto, S, Sos, Ketua Komite SMAN 10, Sis Rahman, S, Sos Juga Kapolsek Selebar.

Kepala Sekolah SMAN 10 menyampaikan bahwa SMAN 10 sudah banyak frestasi yang nantinya kalau bisa meraih tingkat nasional, Kepsek juga menyampaikan terimakasih atas kerja ketua komite telah berhasil atas kerjasamanya dengan wali murid dan stok holder telah menambah ruang kelas belajar 2 lokal yang baru (RKB). ucap kepsek

Diwaktu yang sama kepal dinas pendidikan provinsi DRS, Eri Yulian Hidayat, juga menyampaikan terimakasih kepada elemen dan stok holder juga atas bantuan orang tua murid, tapi pihak sekolah harus gayung besambut artinya pihak memberi dan pihak yang memelihara. Ujar Kadis

Di selah acara tersebut serah terima antara komite dan kepala sekolah SMAN 10 dan disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu serah terima konci ruang kelas baru 2 lokal dan penandatanganan.

Usai serah terima RKB acara dilanjutkan bermacam macam acara, acara tari kreasi, juga baca puisi dan acara lainnya. (MP)

Megawati Ingatkan Kader Untuk Tidak Lengah Dengan Hasil Survei

Jakarta – Mitrapublik.id – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menggelar acara halalbihalal secara virtual dengan ribuan peserta terdiri dari pengurus DPP PDIP dan Tiga Struktur Partai.

“Saya ucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” demikian antara lain yang sampaikan Megawati yang mengikuti acara dari kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022) petang.

Sekjen PDIP bersama sejumlah pengurus DPP PDIP mengikuti kegiatan tersebut dari kantor pusat DPP PDIP.

Megawati menyampaikan satu hikmah puasa di bulan Ramadhan yakni pentingnya menjaga kedisiplinan dalam segala hal.

Dalam acara rapat DPP yang diperluas tersebut diikuti para kepala daerah yang diusung PDIP, termasuk pengurus partai hingga tingkat kabupaten/kota, Megawati menyinggung soal pentingnya untuk selalu turun ke bawah. Mendengar dan menangkap aspirasi masyarakat. Apalagi saat Pemilu 2024 akan semakin banyak pemilih pemula yang menggunakan hak suaranya.

Diapun mengingatkan soal berbagai hasil survei yang menempatkan PDIP sebagai partai yang paling dipilih, namun kader dan pengurus Partai tidak boleh lengah.

“Meskipun hasil survei begitu, menempatkan PDI Perjuangan dengan elektoral tertinggi, tapi jangan menjadi pegangan utama. Karena itu bisa melemahkan daya juang kita,” ucap Megawati.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebelum penutupan acara silaturahmi virtual tersebut, kembali mengutip intisari pesan yang disampaikan Megawati.

“Jelas sebagai kader partai kita harus punya fighting spirit yang dalam perjuangan, suatu semangat yang terus berkobar bagai api yang tak kunjung padam. Karena itulah seluruh anggota dan kader partai agar tidak masuk dalam zona nyaman. Kemenangan itu diperoleh melalui perjuangan, turun ke bawah dan gerak gotong royong,” urai Hasto.

Satu hal penting yang disampaikan Megawati dalam momen tersebut terkait penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional ke-dua PDIP.

“Ibu Ketua Umum telah memutuskan Rakernas yang ke-dua tahun 2021 yang diadakan tahun 2022 akan dilakukan pada tanggal 21-23 Juni mendatang,” ucap Hasto.

Hasto meminta berbagai arahan Megawati untuk menjadi perhatian seluruh kader dan pengurus partai agar tidak masuk zona nyaman, tidak berleha-leha tapi selalu membangun fighting spirit

Sekjen DPR: Mikrofon Mati Setelah 5 Menit Sesuai Aturan Tatib

Jakarta – Mitrapublik.id – Sekjen DPR RI Indra Iskandar menjelaskan, mikrofon yang biasa digunakan untuk anggota DPR RI di Ruang Sidang Paripurna, Gedung Nusantara I, memang diatur otomatis mati setelah menyala selama 5 menit.

Menurutnya, pengaturan ini sesuai dengan batas maksimal waktu bicara yang diberikan kepada anggota DPR, selagi pembatasan durasi sidang paripurna di masa pandemi Covid-19.

“Jadi setelah dipencet, mik akan menyala, untuk kemudian akan mati secara otomatis setelah 5 menit,” kata Indra, Rabu (25/5/2022), terkait matinya mikrofon anggota Fraksi PKS DPR, Amin Ak, saat sidang paripurna DPR, kemarin.

Indra menjelaskan, hal itu sudah sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Tata Tertib (Tatib) Anggota Pasal 256 ayat 6. Dalam pasal itu, diatur setiap anggota diizinkan bicara dan menyampaikan pertanyaan maksimal lima menit.

“Mik itu diatur berdasarkan Tatib ini pasal 256 ayat 6, lima menit otomatis mati. Jadi itu memang batasnya itu ada di dalam Tatib,” ucapnya.

“Saya kira dari sisi teknis kami Sekretariat Jenderal perlu menjelaskan proporsi itu, juga seperti yang dulu-dulu ya tidak ada sebenarnya dengan kaitannya mati mematikan, enggak. Toh kemarin interupsi tetap berlangsung tapi setiap lima menit dengan sendirinya mik akan mati,” lanjutnya.

Namun demikian, kata Indra, mikrofon tersebut bisa dinyalakan kembali setelah mati otomatis. “Kan terdengar Pak Amin bisa menyalakan kembali miknya setelah mati sebentar,” kata Indra.

Lebih jauh Indra menjelaskan, batas waktu maksimal Sidang Paripurna DPR RI selama masa pandemi Covid-19 adalah 2 jam 30 menit. Karenanya, Pimpinan DPR yang betugas memimpin sidang, bertanggung jawab untuk sebisa mungkin tidak menabrak batas waktu tersebut. .

“Kalau sidang paripurna kemarin kan bahkan sudah 3 jam, artinya sudah lebih 30 menit dari ketentuan, sehingga ada keharusan pimpinan sidang untuk segera menutup sidang,” kata Indra.

Soal interupsi di sidang paripurna, kata Indra, anggota DPR RI diberi kesempatan menyampaikan pendapat yang sesuai dengan agenda sidang paripurna yang sedang berjalan.

“Hal ini sudah menjadi kesepakatan di antara anggota Dewan sendiri,” kata Indra.

Untuk diketahui, anggota Fraksi PKS DPR, Amin Ak, menyampaikan interupsi terkait persoalan hukum LGBT di akhir sidang paripurna. Padahal tidak ada agenda sidang paripurna terkait hal tersebut.

Dalam video rekaman yang beredar, juga tidak terlihat pimpinan sidang mematikan mikrofon dari atas meja pimpinan.

“Jadi tidak benar kalau ada Pimpinan DPR yang mematikan mik,” tegas Indra.

Mengenang Ibu Agung Hj Fatmawati, Puan: Nenek Sekaligus Inspirasi

JAKARTA – Mitrapublik.id – Tepat hari ini, 42 tahun lalu, Indonesia kehilangan ibu negara pertamanya, Fatmawati. Ia meninggal pada tanggal 14 Mei 1980 pada usia 57 tahun di Kuala Lumpur, Malaysia karena serangan jantung ketika dalam perjalanan pulang umroh dari Mekkah. 

Cucu Fatmawati, Puan Maharani, mengenang neneknya itu sebagai sosok yang membanggakan. 

“Ibu Fatmawati selain menjadi kebanggaan keluarga kami, beliau juga adalah sosok kebanggaan masyarakat Bengkulu, dan kebanggaan bangsa Indonesia,” kata Puan, Sabtu (14/5/2022). 

Puan pun selalu menjadikan sosok Fatmawati sebagai inspirasi.

Perjuangan Fatmawati yang mendukung Soekarno dalam memproklamirkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dinilai Puan tak hanya sekedar pengabdian istri kepada suami, namun juga seorang warga kepada negara dan bangsanya.

“Salah satu cerita yang paling menginspirasi dari Ibu Fatmawati adalah bagaimana ia turut menjahit bendera merah putih, yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan,” kata mantan Menko PMK ini. 

Puan mengisahkan, saat itu untuk mendapatkan bahan kain merah dan putih dalam ukuran sebesar bendera bukan lah hal yang mudah. 

Barang-barang eks impor semuanya berada di tangan Jepang.

Fatmawati pun harus meminta bantuan  Shimizu, orang yang ditunjuk oleh Pemerintah Jepang sebagai perantara dalam perundingan Jepang-Indonesia. 

Shimizu lalu mengusahakannya lewat seorang pembesar Jepang, yang mengepalai gudang di Pintu Air di depan eks Bioskop Capitol.

Dengan susah payah Fatmawati akhirnya mendapatkan bahan kain itu dan menjahitnya. 

“Bendera itulah yang berkibar di Pegangsaan Timur saat proklamasi kemerdekaan Indonesia,” kata perempuan pertama yang menjadi Menko di Indonesia ini. 

Fatmawati menghabiskan waktunya untuk menjahit bendera itu dalam kondisi fisik yang cukup rentan.

Pasalnya, Fatmawati saat itu sedang hamil tua dan sudah waktunya untuk melahirkan putra sulungnya, Guntur Soekarnoputra.

Fatmawati menjahit bendera itu secara berangsur-angsur dengan mesin jahit Singer yang dijalankan hanya dengan tangan saja. 

Sebab dokter melarang ia menggunakan kaki untuk menggerakkan mesin jahit. 

Tak jarang, Fatmawati menitikkan air mata kala menjahit bendera itu.

Namun, Fatmawati tak berhenti menjahit bendera itu hingga rampung karena meyakini Indonesia akan segera merdeka dalam waktu dekat.

“Bagi saya, Ibu Fatmawati adalah sosok yang mempunyai visi dan pandangan jauh ke depan. Atas jasa Beliau, kita bangsa Indonesia memiliki bendera pusaka merah putih yang dijahit dengan tangan Beliau sendiri dan dipersiapkan sebelum Indonesia merdeka,” kata Puan. (*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.